Geocell
Apa itu Geocell?
Geocell adalah salah satu jenis material geosintetik tiga dimensi (3D) berbentuk struktur sarang lebah (honeycomb). Material ini terbuat dari lembaran High-Density Polyethylene (HDPE) atau polimer sintetis lainnya yang disambung menggunakan las ultrasonik (ultrasonic welding). Saat dibentangkan di area proyek, panel Geocell akan membentuk sel-sel berdinding kaku yang berfungsi untuk mengunci (confine) material pengisi di dalamnya seperti tanah, pasir, kerikil, atau beton.
Fungsi Geocell
Pengekangan Selular (Cellular Confinement)
Menahan pergerakan lateral material pengisi (infill) saat menerima beban berat di atasnya.
Penyebaran Beban (Load Distribution)
Mengubah beban titik (point load) dari kendaraan atau struktur menjadi beban yang tersebar secara merata ke area subgrade yang lebih luas.
Pengendalian Erosi (Erosion Control)
Menahan lapisan tanah pucuk (topsoil) atau batuan kecil di lereng agar tidak tergerus oleh air hujan atau aliran permukaan.
Penstabil Subgrade
Meningkatkan kapasitas daya dukung tanah lunak sehingga mengurangi risiko penurunan tanah yang tidak merata (differential settlement).
Aplikasi Geocell
Stabilisasi Jalan & Jalur Kereta
Dipasang di bawah lapisan pondasi jalan (base/subbase) raya, jalan akses tambang/perkebunan, dan ballast kereta api untuk mencegah keretakan serta pengaluran (rutting).
Proteksi Lereng (Slope Protection)
Dipasang pada tebing atau lereng miring yang kemudian diisi tanah pucuk dan ditanami vegetasi, menahan erosi hujan secara permanen.
Proteksi Saluran & Saluran Air (Channel Protection)
Melindungi dinding dan dasar saluran air dari abrasi aliran air berkecepatan tinggi dengan pengisian agregat batu atau beton.
Dinding Penahan Tanah (Retaining Wall)
Disusun secara berundak (steepened slope) dan diisi agregat untuk membentuk struktur dinding penahan tanah mekanis yang stabil.