Geonet
Apa itu Geonet?
Geonet adalah salah satu jenis geosintetik berbentuk struktur jaring (net) berpori terbuka yang terbuat dari ekstrusi resin polimer—paling umum menggunakan High-Density Polyethylene (HDPE). Struktur fisiknya terdiri dari rusuk-rusuk (ribs) tebal yang saling bersilangan dan tumpang-tindih secara paralel untuk membentuk saluran alir (drainage channels) berkapasitas tinggi di dalam bidangnya (in-plane flow).
Jenis-jenis Geonet
Bi-Planar Geonet
Memiliki 2 lapisan rusuk yang bersilangan. Saluran alir cenderung tertekan jika menerima beban lateral berat.
Tri-Planar Geonet
Memiliki 3 lapisan rusuk dengan bagian tengah yang lebih tebal, menjaga saluran alir tetap terbuka meskipun menerima beban tekan konstan yang sangat tinggi (high creep resistance).
Geocompsite Geonet
Geonet yang dikombinasikan (dilaminasi) dengan geotextile di satu atau kedua sisinya. Geotextile berfungsi sebagai penyaring (filtrasi) agar partikel tanah tidak menyumbat saluran geonet.
Fungsi Geonet
Drainase Dalam Bidang (In-Plane Drainage)
Mengalirkan cairan (air, lindi) atau gas secara horizontal/transversal di dalam strukturnya dengan debit air tinggi.
Proteksi Geomembran (Protective Layer)
Meredam dan mendistribusikan tekanan mekanis dari batuan/tanah agar tidak merusak atau merobek lapisan geomembran yang kedap air.
Penyalur Gas (Methane/Gas Venting)
Menjadi media pelepasan tekanan gas biologis di bawah lapisan penutup tempat pembuangan sampah.
Aplikasi Geonet
Landfill (TPA Sampah)
Mengalirkan air lindi (leachate) ke sistem pengolahan dan membuang gas metana.
Konstruksi Jalan & Rel Kereta Api
Mencegah akumulasi air yang memicu penurunan tanah (settlement) dan kerusakan perkerasan.
Dinding Penahan & Lereng
Menurunkan tekanan hidrostatis akibat rembesan air tanah agar dinding tidak roboh.
Pekerjaan Timbunan atau Basement
Menyediakan saluran drainase vertikal/horizontal pengganti kerikil tebal.
Kolam Penampungan atau Mining
Menampung dan mendeteksi dengan cepat jika terjadi kebocoran bahan kimia atau limbah.